GIZ dan IDH Fasilitasi Pelatihan KPH

24 Ags 2017, 21:26 | Dibaca : 420

Pontianak, BCC - GIZ Forclim dan IDH Kalimantan Barat bekerjasama dengan Dinas Kehutan Provinsi Kalimantan Barat mengadakan Palatihan Penyusunan Rencana Pengelolaan Hutan Jangka Panjang KPH di Hotel Orchadz Pontianak Kamis 24/8/2017.

Jumtani Selaku Koordinator Provinsi GIZ Forclim mengatakan,  kesatuan pengelolaan hutan harus dimulai dari tata hutan dan perencanaan, pemanfaatan hutan, rehabilitasi dan reklamasi, perlindungan konservasi serta pengembangan potensi untuk investasi di wilayah kelola kesatuan pengelolaan hutan.

“ Selain itu pula Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) harus membangun kemitraan serta melakukan dan memfasilitasi lembaga lokal yang ada. Kemudian mengembangkan  potensi sumber daya yang ada di wilayah KPH dalam rangka peningkatan ekonomi pengelolaan sumber daya berkelanjutan,” kata Jumtani.

Dasar pelaksana Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) adalah Undang-Undang No. 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan, Undang-Undang No. 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, Peraturan Pemerintah No. 44 tentang Perencanaan Kehutanan, peraturan Pemerintah No. 6 Tahun 2007 jo No 3 Tahun 2008 tentang Tata Hutan dan Penyusunan Rencana Pengelolaan Hutan Serta Pemanfaatan Hutan, Keputusan Mentri Kehutanan No SK. 67/ Menhut II/2010 tentang Penetapan Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung dan Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung dan Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi di Provinsi Kalimantan Barat, Peraturan Gubenur Kalimantan Barat No. 133 s/d 149 Tahun 2016 tentang Pembentukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Unit Pelaksana Taknis Kesatuan Pengelolaan Hutan di Wilayah Provinsi Kalimantan Barat, Keputusan Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Barat No 132/Dishut/KDK/2017 tanggal 18 Agustus 2017 tentang Pembentukan Panitia Pelaksana Kegiatan Pelatihan Penyusunan Rencana Pengelolaan Hutan Jangka Panjang KPH di Provinsi Kalimantan Barat.

Sementara itu Kepala Dinas Kehutana Provinsi Kalimantan Barat Marius Marcellus dalam sambutannya mengharapakan setelah pelatihan ini dilakasanakan adalah meningkatnya kapasitas aparatur KPH dalam penyusunan dokumen rencana pengelolaan hutan jangka panjang dan percepatan penyusunan dokumen rencana pengelolaan hutan jangka panjang yang berkualitassebagai pedoman pengelolaan hutan berkelanjutan ditingkat tapak serta oprasionalisasi pembangunan KPH yang maju dan mandiri.

“ Output dari kegiatan ini kita harapkan setiap KPH di Provinsi Kalimantan Barat sebagai bahan lebih lanjut dalam rangka penyusunan dokumen rencana pengelolaan hutan jangka panjang oleh masing-masing KPH,” kata Marius Marcellus.(Fathul)




Diposting Oleh : Admin BCC
© Copyright LPSAIR 2013

0 Komentar :

(Masukkan 6 kode diatas)





©http://m.borneoclimatechange.org