Proteksi Kawasan, 36.000 Bibit untuk Perkaya Pakan Lebah

28 Sept 2017, 22:22 | Dibaca : 308

BCC, Kapuas Hulu  -  Pengelolaan Sumber Daya Alam Berbasis Masyarakat (PSDABM) merupakan alternatif pengelolaan yang diharapkan mampu menjawab persoalan yang terjadi di suatu wilayah.Proyek kemakmuran hijau dari Millenium Challenge Account – Indonesia (MCA – Indonesia) yang dilaksanakan oleh Konsorsium Dian Tama, dihapakan mampu melibatkan komunitas atau bahkan komunitas tersebut dapat menentukan kewanangan secara langsung untuk membuat sebuah perencanaan wilayahnya sendiri.

Rizal selaku Community Organizer (CO) Sub-Sentra APBS mengatakan, tujuan utama proyek adalah bagaimana upaya untuk meningkatkan produksi madu dan ikan, meningkatkan kualitas madu yang dihasilkan, memelihara hutan dan alam sekitar.

“ Untuk menjaga produktifitas mada, ikan proteksi terhadap kawasan hutan menjadi sangat penting. Sebab, apabila proteksi terhdap kawasan hutan tidak dilakukan, maka tidak menutup kemungkinan produktivitas madu dan ikan menurun,” kata Rizal beberapa waktu lalu.

Melindungi kawasan hutanlanjut Rizal adalah hal yang utama untuk keberlanjutan hidup kedepannya. Penanaman pohon, selain untuk penghijauanyang lebih penting adalah menambah keanekaragaman pakan lebah.

“Dengan beragamnya pakan lebah, diharapkan menambah jumlah madu yang dihasilkan,” kata Rizal.

Untuk meningkatkan pakan lebah serta menghijaukan hutan, proyek Kemakmuran Hijau Millenium Challenge Account – Indonesia (MCA – Indonesia)Konsorsium Dian Tamaakan menanam tanaman untuk pengkayaan pakan lebah. Secara keseluruhan 36.000 bibit sudah tersedia dan siap tanam di sub sentra Asosiasi Periau Bunut Singkar . (Noreng dan Fathul).




Diposting Oleh : Admin BCC
© Copyright LPSAIR 2013

0 Komentar :

(Masukkan 6 kode diatas)





©http://m.borneoclimatechange.org